Pep Guardiola Akui Sulitnya Jalani Kompetisi Liga Premier

Pep Guardiola Akui Sulitnya Jalani Kompetisi Liga Premier
Pep Guardiola Akui Sulitnya Jalani Kompetisi Liga Premier

Kendati performa squadnya di Liga Premier terbilang impresif sejauh ini, Josep Guardiola tetap tidak mau gegabah. Hal ini dilakukannya, lantaran pelatih Manchester City itu menyadari betul ketatnya persaingan untuk merebut juara Liga Premier.

Kemenangan telak 5 – 0 City atas Palace pada laga lanjutan akhir pekan lalu (Sabtu, 23 / 9 / 2017) menjadi kemenangan besar Pep dan squadnya yang ketiga secara berturut-turut di Liga Premier. Sebelumnya Liverpool juga sempat jadi korban Sergio Aguero cs 0 – 5 dan Watford dibotaki 0 – 6. Diluar liga domestik, The Citizen juga membumihanguskan Feyenoord 4 – 0 di ajang Liga Champion.

Berkat rekor ciamik tersebut, City pun kini nangring di posisi puncak klasemen sementara Liga Premier dengan koleksi 16 poin yang diraup dari 6 kali merumput. Satu-satunya saingan yang saat ini terus membayang-bayangi laju City adalah Manchester United di posisi 2 dengan raihan poin yang sama.

Tak heran, jikalau City digadang-gadang menjadi klub yang akan menjuarai Liga Premier musim 2017 – 2018 ini. Namun begitu, Pep tetap tidak mau terbuai dengan pujian tersebut. Pasalnya, pria asal Spanyol berumur 46 tahun itu pun sempat gagal di musim lalu. Makanya, ia pun tak mau cepat puas diri dengan apa yang sudah diraih oleh squadnya.

“Ini baru bulan September. Perjalanan liga masih amatlah panjang. Pesaing terdekat kami, MU saja juga belum pernah kebobolan di 6 laga secara berturut-turut. Liga Premier dipenuhi dengan para klub kompetitor yang ganas dan kuat. Saya sama sekali tidak mau terlena hingga akhir musim. Soal jadi juara saya tidak mau ambil pusing dulu. Terlalu dini untuk membahas soal itu”, terang Pep kepada Telegraph.